Palembang — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamaruddin Amin, menekankan peran strategis perguruan tinggi keagamaan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing sekaligus berkarakter. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-95 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang digelar di Academic Center Kampus Sudirman, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Kamaruddin Amin, kemajuan sebuah bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas perguruan tingginya. Ia menegaskan, tidak ada negara besar tanpa ditopang oleh institusi pendidikan tinggi yang kuat, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Perguruan tinggi keagamaan memiliki posisi yang sangat strategis, karena tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan integritas,” ujarnya di hadapan 961 wisudawan dan wisudawati.
Dalam orasinya, Kamaruddin Amin memaparkan hasil penelitian mengenai kesuksesan alumni perguruan tinggi dunia. Ia menyebutkan tiga karakter utama yang menjadi kunci keberhasilan lulusan, yakni memiliki visi jangka panjang, kemampuan membangun jejaring sosial yang baik, serta menjaga integritas dalam kehidupan pribadi dan keluarga.
“Prestasi akademik memang penting, tetapi kemampuan membangun relasi, bersikap rendah hati, dan menjaga integritas justru menjadi modal utama dalam kepemimpinan dan pengabdian di masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong para lulusan UIN Raden Fatah Palembang untuk terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika sosial yang terus berubah. Menurutnya, proses pembelajaran tidak berhenti setelah wisuda, melainkan harus terus berlanjut sepanjang hayat.
“Berhenti belajar berarti tertinggal. Masyarakat adalah laboratorium besar tempat kita mengasah ilmu, empati, dan kepemimpinan,” tambahnya.
Kamaruddin Amin menegaskan bahwa alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor strategis, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun pembangunan masyarakat melalui penguatan literasi keagamaan dan moderasi beragama.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas capaian akademik yang diraih melalui dedikasi dan kerja keras.
“Wisuda ke-95 ini merupakan momentum penting, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi UIN Raden Fatah Palembang. Kami berharap para alumni tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi tampil sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Rektor.
Pada wisuda ke-95 ini, UIN Raden Fatah Palembang melepas sebanyak 961 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi. Jumlah tersebut terdiri atas 907 lulusan Program Sarjana (S1), 48 lulusan Program Magister (S2), dan 6 lulusan Program Doktor (S3), yang berasal dari 10 fakultas serta program pascasarjana.
–
*Artikel ini merupakan publikasi ulang yang bersumber sepenuhnya dari kemenag.go.id


